Parenting #16 : Pahami Yuk, 5 Hal Ajari Anak Berhitung
KLINIKGURU.com - Halo sahabat KLINIK, sehat selalu dan tetap semangat dalam mendidik serta mendampingi si buah hati belajar dari rumah ditengah pandemi ini. Sudah lama sejak artikel tips sebelumnya publish kami belum update lagi, karena beberapa bulan terakhir fokus update latihan soal PTS GASAL. Oiya jika sahabat belum membaca artikel sebelumnya bisa cek melalui link yang kami sematkan dibawah ini.
Pada artikel sebelumnya kita bahas Stimulus Sederhana Agar Anak Lancar Membaca, dan kali ini kita lanjut bahas cara ajari anak berhitung. Konsep matematika biasanya mulai dikenalkan ke anak pada usia PAUD-TK, tapi sebenarnya sejak usia 2 tahun sudah kita bisa mengenalkan konsep berhitung, tentu dengan model dan konsep yang menyenangkan agar anak tetap bisa menganggapnya permainan.
Mengajari anak konsep berhitung sejak dini selain untuk mengembangkan minat anak terhadap angka, juga bisa melatih kesiapan anak untuk konsep matematika dimasa mendatang. Baik, kali ini kami sudah rangkum setidaknya ada 5 Cara Ajari Anak Berhitung yakni sebagai berikut :
- Kenalkan Usia Anak
Pengenalan konsep matematika bisa dimulai dengan mengenalkan usia anak. Pengenalan ini bisa digambarkan dengan mengacungkan jumlah jari yang sesuai dengan usia anak. Setelah dikenalkan, orang tua atau guru bisa meminta anak untuk menirukannya. Eitss, jangan dipaksa ya. Kita harus tahu kemampuan anak apalagi saat dia masih kecil jadi cukup lakukan sesekali dan ulangi saat dia sudah siap. Dan, jika anak sudah bisa mengangkat jumlah jarinya sesuai dengan usianya, kita perlu apresiasi agar anak menjadi senang dan nyaman dalam belajar. - Berhitung dengan Benda Sekitar
Menggunakan benda-benda yang ada disekitar juga bisa salah satu media mengajari anak berhitung. Misalnya, menggunakan kerayon saat ia sedang menggambar, ajak anak untuk menghitung berapa jumlah krayon dalam satu wadah. Atau jika anak masih belum bisa menghitung sendiri orang tua bisa melakukan dengan mengambil sebuah kelereng dan berkata "ini satu", ambil dua kelereng dan jelaskan bahwa kelereng ada dua, begitu seterusnya dengan jumlah yang dirasa cukup dan tidak memberatkan anak berfikir. - Berhitung dengan Aktivitas Sekitar
Selain dengan memanfaatkan benda sekitar ataupun mainannya, orang tua juga bisa mengajari anak dengan memanfaatkan aktivitas sehari-hari. Misalnya, saat sedang makan, orang tua bisa menyodorkan nasi ke piringnya dan minta anak sambil menghitung dengan keras berapa centong nasi yang orang tua berikan. - Gunakan Batasan Waktu
Gunakan batasan waktu, artinya jangan terlalu lama mengenalkan konsep matematika pada anak. Ini untuk menghindari anak dari stres atau rasa lelah berlebih yang nantinya bisa berakibat buruk pada anak seperti tidak mau belajar lagi. Hal ini dipengaruhi karena pada usia anak Pra-sekolah memiliki rentan fokus yang pendek. Ini membuat anak lebih cepat berpaling dan fokus ke hal lain yang lebih menarik baginya. - Lakukan Secara Berkala
Jika anak menolak diajak berhitung dengan benda sekitar, jangan khawatir dan jangan putus asa dulu. Kita harus sabar dan paham bahwa yang kita ajari adalah anak-anak yang notabene nya masih bermain. Perlu terus lakukan demontrasi dan cara-cara kreatif tentunya. Kembali lagi, jangan memaksakan anak untuk belajar kita butuh waktu-waktu tertentu saat anak siap.
Telusuri Juga : Tips Anak Usia Dini
Tetap jaga kesehatan dan berikan nutrisi pelengkap yang seimbang untuk anak agar tetap semangat dalam belajar. Sekian ~
"Jika ada LINK DOWNLOAD yang error / tidak bisa diakses, tertukar file, atau ada beberapa kesalahan/kekeliruan dalam penyampaian informasi bisa sampaikan melalui komentar dibawah atau melalui email kami di klinikguru@gmail.com untuk segera kami perbaiki. "
Referensi : Sekolah.mu & Kompas dengan perubahan

Insert code: <i rel="code">Put code here</i> or <i rel="pre">Put code here</i>
Insert image: <i rel="image">Put Url/Link here</i>
Insert title: <b rel="h3">Your title.</b>
Insert blockquote: <b rel="quote">Put text here</b>
Bold font: <b>Put text here</b>
Italics: <i>Put text here</i>
0 Komentar