Parenting #4 : Tanamkan Budi Pekerti Anak Sejak Dini, Lewat 5 Dongeng Tradisional Ini
KLINIKGURU.com - Zaman terus berkembang dan teknologi mulai maju. Lingkup pertemanan anank tidak lagi terbatas ruang dan waktu. Namun, bukan berarti anak tidak lagi mengenal nilai-nilai budi pekerti, maka disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan.Menumbuhkan nilai budi pekerti pada anak juga bukan hanya dengan nasihat, namun bisa orang tua lakukan dengan media yang mudah dipahami seperti membacakan cerita rakyat atau dongeng tradisional Indonesia. Kita tahu, dongeng atau cerita rakyat di Indonesia ada banyak dan tentu saja dengan berbagai jenis. Ada yang memang dianggap ada dan benar-benar terjadi dimasa lalu seperti legenda suatu tempat yang tentu ini bisa jadi salah satu media belajar anak.
Berikut, ada 5 Dongeng sebagai media belajar yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber :
- MALIN KUNDANG
Malin Kundang adalah salah satu cerita rakyat berasal dari Sumatera Barat, dan merupakan cerita rakyat paling populer di Indonesia. Tentu sebagian besar orang tua suddah tau tentang bagaimana cerita ini karena sudah sangat populer dan turun temurun diceritakan juga diangkat dalam sebuah film layar lebar atau legenda.
Dari cerita Malin Kundang ini, Anak dapat belar bahwa doa orang tua sangat luar biasa terutama dari seorang ibu. Pun jika durhaka ucapan orang tualah yang berakibat fatal untuk diri sendiri, maka dari itu anak diajarkan untuk patuh dan hormat pada orang tua. - LUTUNG KASARUNG
Lutung Kasarung adalah sebuah cerita dari Jawa Barat yang mengisahkan seorang putri bernama Purbasari yang diusir dari Istana oleh kakaknya sendiri karena tahta. Purbasari dan Lutung Kasarung yang merupakan jelmaan seorang pangeran bertemu dihutan. Sikap Purbasari yang ramah dan sayang pada semua makhluk hidup membuat sang lutung suka padanya. Akhirnya mereka berdua berusaha mengambil alih tahta kerajaan dari tangan sang kakak yang jahat.
Dari kisah ini mengingatkan bahwa sifat atau perbuatan baik akan tidak pernah sia-sia. Besar atau kecil kita berbuat baik akan selalu bertimbal balik baik pada kita, pun dengan kita mempunyai sikap baik tentu akan mempunyai banyak teman dan orang lain akan senang membantu kita saat kita ada masalah. - BAWANG MERAH & BAWANG PUTIH
Cerita rakyat berjudul Bawang merah dan Bawang Putih berasal dari daerah Riau. Mengisahkan seorang anak bernama Bawang Putih yang baik hati, suka menolong dan rajin. Ia punya saudara tiri bernama Bawang Merah yang jahat, iri hati dan dengki. Orang Tua bisa menceritakan ini pada anak-anak karena nilai moral dari cerita ini juga sangat bagus.
Anak dapat belajar untuk tidak menjadi pribadi yang jahat, iri hati dan dengki karena itu merupakan sifat yang merugikan diri sendiri seperti dijauhi teman dan hati menjadi tidak tenang. - BATU MENANGIS
Batu Menangis juga bisa jadi salah satu dongen mendidik untuk anak. Cerita ini berasal dari Kalimantan Barat dan mempunyai kisah mirip seperti Malin Kundang. Namun tokoh dalam cerita ini adalah anak perempuan yang dihukum menjadi batu oleh ibunya.
Cerita ini mengingatkan agar anak harus patuh dan tidak durhaka pada orang tua bagaimanapun keadaan orang tua. - JAKA TARUB
Terakhir cerita rakyat dari Jawa Tengah, yang berjudul Jaka Tarub. Cerita ini juga populer di Indonesia yang tentunya sudah tau alur cerita yang menceritakan seorang pemuda mengambil seledang bidadari dan menjadikannya istri. Namun suatu ketika hal itu diketahui dan akhirnya Jaka Tarub ditinggalkan.
Dengan kata lain, dari cerita ini mengajarkan bahwa suatu kebohongan atau kecurangan akan ketahuan dan berakhir tidak baik. Akan ada rasa kecewa dari pihak yang merasa telah dibohongi itu. Jadi ajarkan anak untuk selalu jujur baik itu hal kecil atau besar. Dan jika melakukan kesalahan ajarkan agar anak mampu mengakui kesalahannya dan berkata jujur.
Nah, mungkin itu 5 Dongeng/Cerita Rakyat Tradisional Indonesia yang bisa diceritakan kepada anak sebagai salah satu cara menumbuhkan sikap Budi Pekerti sejak usia dini. Tentu hal ini juga bisa dilakukan sebagai salah satu upaya menumbuhkan rasa suka pada literasi dan mengurangi waktu bermain gadget. Sekian dari kami semoga salah satu TIPS dari kita ini bisa jadi referensi belajar anak dengan bimbingan orang tua selama masa sekolah tatap muka belum dibuka. Terimakasih. Salam~

Insert code: <i rel="code">Put code here</i> or <i rel="pre">Put code here</i>
Insert image: <i rel="image">Put Url/Link here</i>
Insert title: <b rel="h3">Your title.</b>
Insert blockquote: <b rel="quote">Put text here</b>
Bold font: <b>Put text here</b>
Italics: <i>Put text here</i>
0 Komentar